commons-user mailing list archives

Site index · List index
Message view « Date » · « Thread »
Top « Date » · « Thread »
From andi justeriah <andijuster...@gmail.com>
Subject Puasa dan Peduli Sosial
Date Wed, 02 Sep 2009 00:40:22 GMT
Ass.... ikhwan wa akhwat fillah mudah-mudah2an tulisan ini yang dimuat koran
Radar Bekasi tanggal 1 September 2009 dapat bermanfaat. Amin

Puasa dan Peduli Sosial

Muhammad Zen, MA
Ketua DMI Medan Satria - Kota Bekasi &
Konsultan Syariah IMZ-Dompet Dhuafa Republika

Waktu seperti air yang mengalir, tak terasa kita sudah memasuki awal fase
kedua (magfiroh) dalam bulan romadhan yaitu hari kesebelas di bulan ini.
Puasa adalah media latihan setiap individu untuk menahan lapar dan haus
dahaga sejak fajar sampai magrib selama sebulan penuh lamanya. Pelajaran
yang sangat berharga tentunya dengan berpuasa melatih kita merasakan
bagaimana posisi dan keadaan orang-orang yang sering kehausan dan kelaparan.
Dengan merasa seperti itu, diharapkan kita menjadi sensitif terhadap
persoalan-persoalan yang sering dihadapi orang miskin dengan ringan tangan
membantunya.

Sehingga, dengan puasa yang dilaluinya timbul cinta kasih kepada sesama
manusia. Kita merasakan tidak makan dan minum saja dari waktu yang telah
ditentukan tersebut saja betapa terasa lapar dan dahaga, letih, lemas, dan
kurang bertenaga. Bagaimana dengan saudara kita yang memiliki
keterbelakangan ekonomi tidak makan dan minum hampir setiap hari, boleh jadi
ada yang lebih dari satu, dua, dan tiga hari atau bahkan ada yang
berminggu-minggu lamanya?

Puasa adalah ritual keagamaan yang penuh makna yang bernuansa
humanis/kemanusiaan. Ibadah puasa kian bermakna jika dilaksanakan dengan
disertai pemahaman akan hikmah di dalamnya bahkan dengan sukarela membantu
terhadap sesama dengan berlomba-lomba dalam kebaikan dan bersedekah. Apalagi
di bulan yang penuh ampunan Allah Swt. Pernah suatu ketika Rasulullah
ditanya oleh salah seorang sahabat; “ya Rasulullah perbuatan apa yang sangat
mulia (dilakukan oleh manusia)? Rasul menjawab: “Berbuat kebajikan atau
bersedekah pada bulan Romadhan”. (HR. Bukhori)  Sebab, pada bulan ini amal
kebajikan termasuk sedekah akan dilipat gandakan oleh Allah sepuluh kali
lipat (QS. Al-An’am: 160) bahkan sampai lebih yaitu tujuh ratus kali lipat
pahala yang diperolehnya (QS. Al-Baqarah : 261).

Pada dasarnya saat kita melakukan amal sosial adalah untuk diri kita
sendiri. (QS. Al-Jatsiyah : 15) Sedekah berarti berderma atau melakukan
perbuatan yang baik karena Allah Swt semata. Banyak model sedekah yang dapat
kita lakukan dalam rangka peduli sosial. Sedekah membantu kepada mereka yang
membutuhkan baik dalam bentuk barang (makanan dan minuman atau lainnya) dan
jasa, sedekah juga bisa lewat dengan senyuman,  berzikir sehingga enggan
menyakiti orang lain bahkan orang yang menyingkirkan sesuatu yang
mengganggu dalam jalan raya pun dikategorikan oleh Rasul sebagai bentuk
sedekah atau peduli sosial. (HR. Bukhori) Orang yang gemar memberikan
makanan pada orang yang kelaparan. Ini adalah praktik riil bagaimana
kepedulian itu ditunjukkan dengan kerelaan kita memberikan sebagian harta
kita untuk meringankan beban mereka dengan bersedekah dan berzakat.

Islam adalah agama yang humanis, memperhatikan masalah sosial. Hal ini dapat
juga dicermati bagaimana saat kita beribadah shalat yang diakhiri dengan
salam (tengok kanan dan ke kiri ). Inipun boleh jadi sebagai simbol
disamping sebagai bentuk ibadah kepada Allah, agar kita selalu mengingat,
memperhatikan dan membantu meringankan beban kesulitan ekonomi saudara kita
yang ada disamping kanan dan samping kiri kita.
.
Allah Swt telah berjanji akan memasukkan mereka (yang meringankan beban
saudaranya dengan bersedekah/berzakat) ke dalam syurga firdaus yang kekal di
dalamnya (QS. Al-mu’minun: 10-11). Bahkan Allah akan memasukkan kepada
mereka yang tidak peduli sosial yaitu ke dalam neraka (saqar). “Apakah yang
memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?. Mereka menjawab: "Kami dahulu
tidak Termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, Dan Kami tidak (pula)
memberi Makan orang miskin” (QS. Al-Muddatstsir (74): 42-45).

Al-hasil, Puasa yang kita lalui mudah-mudahan dapat membuat rasa peduli
sosial terlatih. Bahkan semakin meningkatkan amal sosial kita secara
horizontal, yang berdampak nyata pada masyarakat dan lingkungan. Di samping,
sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt secara vertikal agar keimanan dan
ketakwaan kita semakin meningkat. Amin.
Waallahu A’lam



==
Andijusteriah
Pasar Minggu Jakarta Selatan
E-Mail andijusteriah@gmail.com, web: www.mandirikita.com/andijusteriah
untuk informasi kami klik www.mandirikita.com/andijusteriah

Mime
  • Unnamed multipart/alternative (inline, None, 0 bytes)
View raw message